1 Unit Mobil Opersional Untuk DPC. PPDI Dan Biaya Operasional 5 Juta Di 20 Kecamatan Dari Bupati Garut

0
137

Wishnoe Ida Noor – JuggalaNews

Bupati Garut, Rudy Gunawan Ketika Menghadiri Peringatan HDI Sekaligus Penyerahan Bantuan Kursi Roda Dari Kemensos – news.juggala.co.id (Dokumentasi DPC.PPDI Kabupaten Garut)

Garut – Kepedulian Bupati Garut, Rudy Gunawan pada penyandang Disabilitas di dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang hak-hak Disabilitas, khususnya yang bernaung dalam organisasi PPDI, patut diacungi jempol.

Bupati Garut akan memberikan bantuan 1 unit kendaraan terbaru untuk operasional DPC. PPDI Kabupaten Garut, 20 kecamatan yang sudah dilantik oleh DPC PPDI Kabupaten Garut tiap kecamatan akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp.5.000.000 (lima juta rupiah), pembangunan Aula, serta akses Disabilitas melalui program PAMSIMAS.

Berikut ini,Jum’a ( 31/05)Juggala melakukan wawancara Eksklusif dengan Ketua DPC PPDI Kabupaten Garut, Raden Mas Sugeng di ruang kerjanya kawasan Pembangunan.

Sebagai kilas balik, kata Mas Sugeng mengawali penjelasannya, bahwa sebagimana diketahui ketika peringatan hari Disabilitas Internasional yang sudah diperingati dan waktu itu dihadiri oleh Bupati Garut, anggota dewan, SKPD melaui Dinsos dan Agkesra.

“Makna yang terkandung dalam sambutan yang pernah disampaikan oleh Bupati pada waktu itu, sambung Raden Mas Sugeng bahwa Bupati sangat peduli dengan para penyandang Disabilitas khususnya PPDI yang terlibat dalam mitra kerja pemerintah, “ tuturnya.

Lanjut Mas Sugeng, Bupati akan memberikan 1 unit mobil terbaru untuk operasional DPC. PPDI Kabupaten Garut, mulai dari sopir dan lainnya serta 20 kecamatan yang sudah dilantik oleh PPDI di kabupaten Garut, akan diberikan biaya operasional per-kecamatan sebesar 5 juta dengan syarat harus masuk RPJMD terlebih dahulu. Aula akan segera dibangun oleh PUPR.

Selain itu ungkapnya, bahwa waktu di rumah Dinasnya sebelum Musrenbang, Bupati telah memberikan instruksi kepada Diskominfo untuk segera memasang Wifi untuk kerjasama dengan Dinas  Sosial kabupaten  Garut, Dinsos Jabar dan Kemesnsos RI.

“Karena Kemensos RI minta data penyandang Disabilitas secara langsung kepada organisasi agar nanti jika ada bantuan, bisa sampai pada penerima manfaat,” jelas Mas Sugeng.

“Untuk memenuhi semua kriteria yang ditegaskan oleh Bupati agar dimasukan terlebih dahulu dalam RPJMD tahun 2020, maka pihaknya segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan bidang aset yang akhirnya Alhamdulillah sudah beres dan akan memnperjuangkan agar anggaran untuk bantuan biaya opersional serta kendaraan masuk dalam RPJMD,” tandasnya.

Berikutnya adalah pihak PPDI Kabupaten Garut mendapat prorgam dari Jakarta berupa Penyediaan Air Minum Sanitasi Berbasis Masyarakat (PANSIMAS), ada 36 titik dari APBN dan Disabilitas harus dilibatkan sebagai penerima manfaat, jangan membangun asal-asalan saja, akses Disabilitas harus diperhatikan, karena harus sesuai dengan UU No 8 tahun 2016 tentang hak-hak Disabilitas dan akhirnya fasilitator dari PANSIMAS menghubungi Mas Sugeng, seperti fasilitas untuk wudlu dan akses lainnya.

“Terakhir, bahwa kami mendirikan rumah sehat PPDI dengan 5 metode diantaranya terapi, refleksi, Pijit tradisional dan lainnya serta SDMnya sudah mendapatkan sertipikat yaitu tenaganya dari penyandang tuna daksa. PPDI telah mengikuti penataran 4 pilar, UUD 45, Panacila,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” terangnya.

Harapan pada Bupati, semoga Bupati tetap memperhatikan para Disabilitas, karena selama ini perhatian yang selalu diberikan oleh Bupati sangat luar biasa, pungkas Raden Mas Sugeng.

(Wishnoe’71)

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here