Dinas Pertanian Kab. Garut Persiapkan Brigade Alsintan Guna Optimalkan Percepatan Pertanaman

0
51

Wishnoe Ida Noor & Hartono – JuggalaNews

Kabid Sumber Daya Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Deni Herdiana, SP.,MP (foto: Wishnoe Ida Noor – news.juggala.co.id)

Garut – Meski bantuan dari pemerintah pusat pada bidang pertanian, cukup besar, namun tingkat kebutuhan Alsintan di Kabupaten Garut, masih belum memadai. Kepada JuggalaNews, Kabid Sumber Daya Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Deni Herdiana, SP.,MP memberikan penjelasan di kantornya kawasan Pembangunan, bahwa dengan adanya bantuan sarana dan prasarana dari Kementerian Pusat, Kamis (08/8), berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Bantuan dari Dirjen PSP, 10 unit terdiri dari 2 traktor, 5 unit pompa air, 3 unit Kultivator. Untuk Perkebunan bantuan berupa benih peremajaan kopi dan hooler. Sedangkan untuk bantuan pangan adalah bantuan corenseller dan power reser dan untuk volumenya ke bidang masing-masing karena ada 3 Dirjen yaitu Pangan, PSP dan Kebun.

Selama ini sarana untuk pertanian belum memadai untuk Alsintan dan ke depan dengan adanya kebijakan dari Bupati Garut, akan ada brigade dalam rangka mengoptimalkan fungsi Alsintan.

Dana dari APBD II bentuknya tidak hibah, tapi bentuknya aset dinas dikelola brigade Alsintan dan kedepan akan membangun perbengkelan dan pergudangan bentuknya Kerja Sistem Operasional (KSO), operasionalnya langsung oleh brigade Alsintan untuk memelihara asset dan mengoptimalkan Alsintan dan untuk menghindari hal-hal negatif dari kelompok tani.

Petugas brigade Alsintan itu dari unsur dinas petugas lapangan dan nantinya akan memasukkan tekhnisi dari kelompok tani yang akan dilatih sebagai operator Alsintan.

“Mudah-mudahan terwujud dengan dibangunnya perbengkelan Alsisntan di Bayongbong”, ujarnya.

“Upaya yang dilakukan oleh Dinas Pertanian, karena masih keterbatasan sarana tersebut oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut, sebenarnya kita masih mengharapkan bantuan itu dari APBN, mengingat harga Alsistan itu masih sangat mahal,” ungkapnya.

Menurut Deni, Bapak Bupati, rencananya ke depan akan focus di Alsintan dan irigasi, Fokus pada sarana-sarana insfrastruktur pertanian, karena kalau bantuan benih, baik itu pangan, kebun, holtikultura tidak disediakan irigasi pertanian dan Alsintan untuk percepatan pertanaman, itu kurang berhasil.

“Karena volume Alsintan masih kurang, Pihak Dinas masih kekurangan Alsintan berupa traktor sekitar 800, apalagi pompa air kekurangannya sangat banyak ” jelas Deni.

Meski dalam keterbatasan, tapi berharap tetap mendata kembali bantuan-bantuan yang sudah ada di kelompok, mengoptimalkannya jangan sampai idol dan mengoptimalkan SDM-nya, serta perbengkelan. Minimal usia Alsintan selain terawat juga lebih lama, harap Deni.

(Wishnoe Ida Noor)

 

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here