Dr. Cecep Suhardiman : “Agus Supriadi Penuhi Undangan Sentra Gakumdu”

0
73

Ajang Pendi – JuggalaNews

DR. Cecep Suhardiman dan H. Agus Supriadi. (Foto: Ajang Pendi – news.juggala.co.id)

Garut – Dikabarkan JuggalaNews, Tim Advokasi Paslon Agus Supriadi–Imas Aan Ubudiyah mendatangi Panwaskab Garut pada hari Rabu (21/02) sekitar pukul 12:35 WIB. Kedatangan Tim H. Agus disambut baik oleh Spesialis penerima tamu Panwas.

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut, JuggalaNews memburu DR. Cecep Suhardiman yang dipercaya Agus Supriadi sebagai kuasa hukumnya bersama Budi Rahardian, SH. Tidak terlihat kegundahan dalam mimik seorang Cecep dalam menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan awak media.

Cecep Suhardiman menjelaskan, kedatangannya ke Panwas ini untuk memenuhi panggilan atas undangan Panwas, yang ada kaitannya dengan laporan tindak pidana Pemilu yang dilakukan oleh Komisioner KPU.

Tim Kuasa Hukum Agus Supriadi. (Foto: Ajang Pendi – news.juggala.co.id)

Ada tiga hal yang dikomunikasikan dalam undangan tersebut, pertama KPU di duga menghilangkan persyaratan atas nama H. Agus supriadi, kemudian meloloskan dua Paslon yang menurut pihaknya seharusnya tidak lolos, ”Nah, itu masuk dalam kualifikasi pelanggaran pasal 180 ayat 2 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditegaskan Cecep, Kemudian yang berikut poin yang tiga dilaporkan berkaitan dengan dugaan rekayasa dukungan atas Paslon perseorangan, dimana perintah kepada PPK itu dilakukan oleh ketua KPU Kabupaten Garut. Salah satu buktinya, tertuang dalam pernyataan salah satu PPK Kecamatan Samarang saudara Hendi, hal ini sudah dilaporkan dua Minggu yang lalu oleh Agus Supriadi didampingi kuasa hukum.

Cecep menjelaskan, Pak Agus mendapatkan undangan dari Sentra Gabungan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang terdiri dari unsur Panwas, Kepolisian dan Kejaksaan untuk memberikan keterangan, dan di samping Pak Agus, termasuk saksi-saksi rencananya hari ini akan dipintai keterangan.

Intinya, Tim kami sebagai kuasa hukum mendorong untuk secepatnya di tindaklanjuti, karena dugaan-dugaan ini sangat massive di lapangan, kemudian juga informasi ini sudah masuk dimedia sosial, dan mohon ditindaklanjuti oleh yang berwenang dalam hal ini Sentra Gakumdu untuk segera menentukan sikap, apakah ini terpenuhi unsur dugaan tindak pidana Pemilu atau pelanggaran Administrasi? sehingga kami mendorong supaya pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Garut betul-betul berazaskan luber dan jurdil, pungkasnya.
(wish/oga)

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here