Helmi Budiman : “Garut Targetkan Zero Stunting Lima Tahun Ke Depan”.

0
42

Wishnoe Ida Noor – JuggalaNews

Semua Dokumentasi Dalam Pemberitaan ini Oleh HJ Dan Wishnoe Ida Noor – news.juggala.co.id)

Garut “Harus kita akui, bahwa saat ini Garut stuntingnya masih tinggi, walaupun angka persisnya saya juga sudah menanyakannya ke pusat belum ada, dalam artian masih berbentuk quick count”.

Demikian ditandaskan oleh Wakil Bupati Garut, H. Helmi Budiman pada kalangan Insan Pers usai memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi Lintas Sektor tentang suplementasi TTD pada remaja putri dan penanganan stunting di Kabupaten Garut, bertempat di Aula Dinas Pendidikan kawasan Pembangunan, Kamis (02/05).

Rakoor Lintas Seltoral ini jelas Helmi,  merupakan bagian implementasi gerakan besar yang sudah kita susun di dalam RPJMD 2019-2024, yaitu bagaimana kita (Garut,red) ingin Zero Stunting, artinya stuntingnya ingin sangat rendah di bawah batas yang harus di tolelir.

“Salah satunya yaitu melalui kegiatan ini yaitu kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektor tidaknya Dinas Kesehatan saja, tapi melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas  Lingkungan Hidup dan Kebersihan BAPPEDA, pihak kecamatan, LSM dan NG’O lainnya,” tuturnya.

Masih menurut Helmi bahwa hal urgents lainnya, bahwa masalah stunting itu tidak bisa hanya ditangani oleh Dinas Kesehatan, karena sangat terkait dengan Dinas yang lainnya.

Dirinya mencontohkan, bahwa masalah lingkungan, masalah sanitasi, masalah air bersih. Itu ada di Dinas PUPR. Masalah Lingkungan dan Kebersihan, korelasinya dengan Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan, karena sambungnya, lingkungan yang tidak bersih membuat tingginya angka stunting.

Kaitannya dengan sekotor pendidikan lanjut Helmi,yaitu hubungannya dengan pola asuh anak-anak kita dalam pola sehari-hari terutama jajajan yang tidak bergizi.

Helmi memberikan apresiasinya pada kegiatan ini dan menurutnya respon dari tiap Dinas untuk mengatasi masalah stunting ini Alhamdulillah baik,karena kita tidak mau jika keluarga ataupun saudara kita menderita stunting.

Makanya, ini adalah sebenarnya suatu modal besar dengan gerakan besar, karena programnya ada, dananya ada dan hal ini harus bergulir terus di masyarakat serta bagaimana memberikan suplemen-suplemen pada anak-anak kita, ungkap Helmi.

Mengakhiri penjelasannya pada JuggalaNews, Helmi berharap dengan kegiatan Rakoor Lintas Sektoral ini, semua bergerak bersama, sehingga menjadi gerakan bersama terkait stunting ini.

(Wishnoe’71)

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here