Jelang Berakhir Masa Jabatan, Kades Tarogong Gencar Membangun

0
47

Rudi Herdiana – JuggalaNews

Kades Tarogong Kec. Tarogong Kidul, Deni Nugraha. (Foto: Rudi Herdiana – news.juggala.co.id)

Garut – Jabatan merupakan sebuah amanat yang harus dijalankan dan menuntas apa yang menjadi kewajibannya hingga akhir masa jabatannya. Begitu juga dengan Kepala Desa Tarogong Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut, Deni Nugraha yang berakhir pada bulan ini (juli 2019).

Namun ditengah masa transisi jabatannya, dia tetap bertekad menuntaskan program dan kegiatan yang telah dicanangkan. Terbukti begitu dana desa tahap II bergulir, langsung menerapkan pembangunan di masing-masing RW se Desa Tarogong.

Menurut Kades Tarogong, Deni Nugraha kepada JuggalaNews, Kamis (04/07) di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa anggaran dana desa tahap II telah realisasikan berupa pembangunan insfrastruktur yang disebar dibeberapa RW.

Pemasangan Septic Tank Comunal. (Foto: Rudi Herdiana – news.juggala.co.id)

Infrastruktur yang sedang dibangun, jelas dia, yaitu pembuatan Saluran pembuangan air limbah (SPAL ) di RW 01, RW 06 dan RW 03 yang dialokasikan di RT 03 serta RT 04. Selanjutnya, pemasangan paving block di RW 02, RW 05 berupa TPT sedang RW 07 adalah rehab MCK dan pembangunan septic tank comunal karena desa tarogong berkomitmen menjadi desa ODF, terakhir perbaikan gorong-gorong di Kp. Ciateul RW 10.

Sementara rencana pembangunan untuk tahap III, diantaranya pendirian Bank Sampah, pelatihan kafasitas pengurus Bumdes, pembangunan satu unit Posyandu di lokasi RW 03. “Pembangunan Insfrastruktur tahap III nanti, akan dilaksanakan oleh Pejabat sementara (PJS) Desa Tarogong, karena saya akan berakhir bulan ini,” paparnya.

“Saat ini kami masih menunggu perbaikan jalan lingkungan di RW 08 berupa redimix atau hotmix yang sumberdananya dari bantuan keuangan provinsi Jawa Barat. “Kemungkinan untuk redimix atau hotmix jalan lingkungan, dilaksanakan antara bulan Juli atau Agustus 2019,” ungkapnya.

Pembangunan SPAL. (Foto: Rudi Herdiana – news.juggala.co.id)

Adapun program pemberdayaan masyarakat, lanjut dia, telah dilaksanakan pada anggaran dana desa tahap I, berupa bantuan makanan tambahan terhadap Balita yang dialokasikan ke tiap posyandu, insentif kader kesehatan dan guru ngaji meskipun dengan nilai sekedarnya karena keterbatasan anggaran.

Masih kata Deni, terkait tindak lanjut pemberdayaan masyarakat generasi muda, yaitu pelatihan perbengkelan otomotif (motor) yang telah dilaksanakan di akhir tahun lalu dan bekerjasama dengan BLK Kab. Garut, hasilnya beberapa peserta telah bekerja di bengkel yang ada dilingkungan lokal.

Untuk peserta lainnya yang belum terekrut, akan diajukan kembali dalam musrenbang tahun 2020 tentang bantuan perbengkelan untuk menindaklanjuti peserta pelatihan perbengkelan tersebut. “Siapapun Kadesnya nanti, semoga program bantuan perbengkelan dapat dimasukan ke musrenbang tahun 2020 dan direalisasi,” imbuh dia.

Pemasangan Paving Block. (Foto: Rudi Herdiana – news.juggala.co.id)

Harap Kades, dengan adanya dana desa asal Pemerintah desa peduli terhadap masyarakatnya, niscaya akan lebih mensejahterakan masyarakat. kemudian dapat menekan angka urbanisasi yang ada dilingkungan Desa Tarogong untuk tidak bekerja keluar. bahkan dengan adanya life skill yang dilakukan Pemerintahan desa, semoga masyarakat desa terutama generasi muda berinisiatif berwira usaha dan menciptakan lapangan kerja serta mampu merekrut warga sekitar yang tidak bekerja.

“Semoga masyarakat tetap bisa berpartisipasi dan mendukung ketika Pemerintah desa melakukan kegiatan-kegiatan amanat APBDes maupun UU Desa dalam rangka menunjang program-program yang dilakukan maupun yang sedang dilakukan. Perlu diingat, semua pembangunan semata-mata demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(oga)

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here