Siapa Aktor Dibalik Pemotongan ADD Untuk Pilkada?

0
192

Moch. Ismail & Nuryadi – JuggalaNews

Eri Susanto, Kepala Desa Karyajaya Kecamatan Bayongbong. (Foto: Moch. Ismail – news.juggala.co.id)

Garut – Terkait pengakuan dari salah seorang Ketua RW di Desa Karyajaya Kecamatan Bayongbong, telah dimuat JuggalaNews dengan judul Dana Desa Untuk Jalan Lingkunan Di Nilai Tidak Transparan, Yaya Sebut Dana Desa Di Potong Rp. 3 juta/Desa Untuk Pilkada.

Guna mengklarifikasi sejauhmana kebenaran dari pengakuan tersebut, JuggalaNews, Rabu (07/03) mengklarifikasikannya pada Kepala Desa Karyajaya, Eri Susanto. Menurutnya, mengenai Alokasi Dana Desa (ADD) untuk skala kecil yaitu RW, Rp. 4.000.000,-/RW dan untuk RT, Rp. 2.000.000,-/RT, pihaknya sebagai Kades hanya memerintahkan kepada Bendahara untuk mengeluarkan dana skala kecil diperuntukan pembangunan jalan lingkungan 4 juta/RW dan 2 juta/RT.

Eri menjelaskan, sebagai Kades pihaknya cuma memerintahkan dengan aturan, tidak melebihi atau mengurangi aturan itu sendiri, seperti mungkin hal ini dengan dikenakan pajak, tapi pihaknya memerintah tolong amankan dulu pajak, setelah diamankan pajaknya, sisanya baru dikeluarkan untuk pendanaan yang digulirkan ke RT/RW.

Disinggung terkait adanya potongan, Eri menandaskan bahwa kalau ada potongan untuk Pilkada saya tidak tahu, tapi yang jelas saat itu, memang ada potongan dari pihak Kabupaten. “Jadi mengenai potongan tersebut, kami tidak tahu untuk Pilkada atau untuk lainnya, dan mungkin potongan itu semua desa ada potongan. Jadi, untuk pihak desa sepeserpun tidak memotong,” tandas Eri.

Eri beranalogi, bahwa semisal pemberian itu memang skala kecil untuk RT/RW, setelah diterima Bendahara terus dicairkan, apa yang diatur di sana, kita laksanakan, seribu pun desa tidak memotong. Semua desa se-Kabupaten Garut seperti itu, misalkan yang harus diterima 4 juta, misal dipotong 100 ribu, berarti yang diterima 3,9 juta, jadi tidak ada pengurangan dari pihak desa.

“Jadi ada pemotongan oleh pihak desa, itu tidak benar, karena saya baru tahu bahwa ada pemotongan Rp 3 juta untuk Pilkada, ini kesalahpahaman. Kami tidak pernah ada konfirmasi dari pihak Kabupaten maupun Kecamatan, semisal ada potongan untuk apa aja, itu tidak ada konfirmasinya ke desa.

Mekanisme pencairannya, pengambilan dari BJB oleh Bendahara langsung diserahkan ke RW, kades sebatas menandatangani Giro dan Camat memberikan rekomendasi setelah ada pengajuan, maka setelah ada rekomendasi, Bendahara mencairkan ke BJB. Di sana sudah ada perincian semua, RT 2 juta dan RW 4 juta.

“Jadi jika ada masalah untuk pemotongan Pilkada, kami tidak tahu. Mungkin Kades yang lain pun sama. Jadi hal ini, terjadi bukan hanya di Desa Karyajaya saja, tapi semua desa se-Kabupaten Garut,” jelas Eri.

Di desa yang di pimpinnya, Jumlah RW sebanyak 6 RW, jadi pihak desa hanya melakukan pemotongan untuk pajak saja, kami tidak melanggar aturan yang tercantum di Kabupaten. Di desa kami, tidak ada problem, justru desa Karyajaya sebagai percontohan Kabupaten Garut dari aksinya demo atau RT/RW maupun masyarakat berani, bahwa harus mengetahui dana Negara, kami selaku Kades transfaran, aku Eri Susanto berkali-kali menandaskan perihal dugaan pemotongan tersebut.

Di dalam tata kelola keuangan, menurut Eri, Pelaksanaannya diketahui semua pihak dan pekerjaannya juga padat karya serta untuk tenaga kerja, pihaknya tidak ikut campur itu di kelola oleh RT/RW yang menyiapkannya.

Jadi mengenai pemotongan di RW 04, lanjut Eri, kami sangat mengerti, maka akan kami luruskan, karena saya pun tidak mengerti dan akan merapat ke Bagian Keuangan BPMPD. Karena yang kami potong dana untuk RT/RW, hanya untuk pajak sebesar 10,5%. Setelah dipotong pajak, dana yang 4 juta, karena ada potongan dari pihak Kabupaten, jadi dikurangi semua dan kami tidak tahu potongan 3 juta itu untuk apa saja, tandas Eri balik bertanya.

“Intinya, kalau pihak RW/RT menerima dana lebih dari baku pajak yang dipotongnya, berarti ada kekurangan dari pihak desa, dan kami siap dituntut, jika kami melakukan pemotongan,” pungkasnya.
(dwi/dwi)

Ikuti Kami
Please follow and like us:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here